Sudahkah Kita Berterima kasih pada Tubuh Kita?

Setiap hari selasa minggu ke-2 dan 3 di kantor diakan sharing session. Sharing session kami sebut dengan Focus Group Discussion (FGD), ada dua group yaitu Diabetes Mellitus (gula) dan Coronary Artery Disease (Jantung). FGD ini dirancang untuk orang yang mengalami gangguan pada jantung dan masalah diabetes agar mereka mendapat tempat berbagi.

Minggu Kedua April ini, FGD jantung mengangkat tema “Stay Active for Healthy Heart”. diskusi berjalan dengan cukup baik, setiap peserta mengutarakan pengalamannya tentang jantung mereka, bagaimana sakitnya ketika serangan jantung, ketidakberdayaan ketika serangan itu terjadi, seolah pengalaman antara hidup dan mati,  bagaimana rasanya ketika dilakukan tindakan pemasang balon dan ring jantung/stent, beberapa jam dalam kondisi sadar melihat melalui layar monitor ada seutas kawat masuk kedalam pembuluh darah, membuka sumbatan dan memasangkan penahan “cincin”, dari logam. Cerita pengalaman rasa tidak nyaman dan seolah ada benda asing yang menempel di dalam dada, sering terdengar. Sedikit keluar dari tema tapi it’s not a problem, karena tujuan adalam memberikan ruang unutk bercerita dan menumpahkan isi hati.

Sakit jantung datang tidak tiba tiba dan setiap jantung punya cerita. Seorang peserta bercerita sambil tertunduk: “saya perokok berat, minimal 2 bungkus rokok isi 16 saya habiskan setiap hari, tidak ada waktu tanpa asap mengepul dari mulut saya, makan junk food setiap hari, sate gulai, tengkleng, mendoan dan semua yang berminyak saya embat. Olahraga adalah sebuah kejaiban dalam hidup saya waktu itu, marah adalah bumbu setiap hari (bila teringat berapa banyak bawahan saya terkena semprot, tidak terhitung.). Saya cuek saya acuh ternyata jantung saya meronta, bertiriak dan tercekik oleh kebiasaan buruk itu. Sampai suatu sore, hisapan terakhir rokok saya mengantar saya ke UGD rumahsakit. Itulah hari terakhir saya merokok. Saya berjanji pada diri saya sendiri saya harus merawat tubuh saya, stop merokok, makan yang baik dan olahraga. Semoga belum terlambat.”
Mendengar cerita itu saya jadi teringat apakah saya sudah memelihara tubuh saya? Selama ini bagaiamana? Sudahkan saya memberikan hak untuk tubuh saya? Sudahkan saya memberi nutrisi yang layak? Memelihara organ organ saya?

Sudahkah kita berterimakasih kepada organ organ tubuh kita selama ini?

Sudahkah kita berterimakasih kepada otak kita? Mengatur, mengarahkan memastikan semua tubuh kita sempurna.
Sudahkah kita berterimakasih pada mata kita? Membuat kita bisa melihat indahnya dunia, melihat pelangi, mengambil ilmu.
Sudahkah kita berterimakasih pada paru-paru kita? Setiap menit menghantarkan oksigen segar kedalam tubuh.
Sudahkan kita berterimakasih pada jantung kita? Setiap detik berdenyut, mengalirkan keseluruh tubuh melalui urat nadi kita. Bayangkan bila jantung ini berhenti, 5 menit saja apakah kita sanggup?
Sudahkah kita berterimakasih pada usus usus kita? Sesampah apapun yang kita makan ususkita berusaha menyerap saripati yang terbaik.
Sudahkah kita berterimakasih pada kaki kaki kita? Kaki yg selalu menemani aktivitas kita?

Sudahkah kita berterimakasih?

Rasakan kehadiran organ organ tubuh kita, dengarkan suaranya keluh kesahnya. Rasakan setiap udara yg mengalir hangat lewat hidung, tenggorokan, paru kita. Rasakan setiap denyut jantung kita memompakan darah yang membawa nutrisi dan tenaga. Sekali lagi rasakan kehadiran organ kita, rasakan dengan penuh syukur dan terimakasih kepada Allah SWT, yang telah mengkaruniakan tubuh ini.

Mari jaga, rawat tubuh kita, jangan sampai tunggu kehilangan baru kita merasa memiliki.
Stay active and happy for healthy life, happy orange house.

 

sumber gambar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s