Bekerja = Beribadah

Bekerja=ibadah, maka harusnya ‘itqan,ihsan dn ikhlas.

Rizqi kita sudah dijamin dan ditetapkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla. Maka bekerja kita adalah ibadah, ikhtiyarkan ia tuk menadah pahala dari Allah semata, tak perlu diniati mencari rizqi. Sebab rizqi ialah ketetapan, menjemputnya jadi jalan ujian.

Halal atau haram; pertanyaan ganda menanti jawaban; dari mana dan ke mana dibelanjakan.

Tapi justru karena rizqi dijaminkan, hendaknya pekerjaan kita ‘itqan dan ihsan; diperjuangkan sesuai tuntutan tugas, ditekuni hingga ahli, ditunaikan melampaui harapan. Sesudah itu, jangan risaukan penghasilan.

Sebab kalau pekerjaan kita layak dibayar 1 milyar, tapi yang kita bawa pulang cuma 10 Juta; berarti kita sedang menabung 990 juta kebaikan di sisiNya.

Tapi kalau pekerjaan kita hanya layak dibayar 500 Ribu, tapi beraninya kita menggondhol pulang 10 Juta; ini berarti kita menabung bahaya senilai 9,5 Juta.

Maka mari tambahkan 1 kata untuk pekerjaan sesudah ‘itqan dan ihsan; ialah ikhlash. Pekerjaan yang ikhlas liLlaahi ta’aalaa bernilai tak terhingga. Jadi sesedikit atau sebanyak apapun jumlah pendapatan yang dibawa pulang; maka tak terhingga dikurangi ia berapapun jua, alhamduliLlah, di sisi Allah semoga tetaplah ada pahala tak terhingga.

Maka, kita mensyukurinya, sepenuh tahmid; agar nikmat dunia akhirat bertambah berlipat-lipat.

By: Salim A. Fillah.

Happy Orange House
Selamat bercengkrama n berkumpul dlm kehangatan keluarga & selamat istirahat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s