Beras Tumbuk

Ingat beras ingat nasi. Beras adalah makanan pokok sebagian besar penduduk indonesia (hasil berasinisasi di era 70-80an). Dikutip dari detik finance:

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan konsumsi beras masyarakat Indonesia per kapita per tahun termasuk yang paling tinggi di Asia. Konsumsi beras orang Indonesia bisa mencapai 110-114 kg/kapita/tahun.JK mengatakan konsumsi rata-rata beras orang Asia hanya 90 kg/kapita/tahun. Sedangkan Indonesia sudah 20 kg di atasnya.

Tertinggi diasia, saya tidak akan membahas produksi beras nasional atau impor. Tetapi tentang nilai gizi beras.
Beras merupakan sumber karbohidrat utama, dan sumber milronutrient penting dalam tubuh. Seperti vitamin B3, B6, B12 serta mineral penting seperti selenium, zink dan besi. Beras juga merupakan sumber protein, asam lemak esensial dan sumber serat pangan yang baik. Yang perlu kita cermati adalah beras seperti apa? Apakah semua beras?

Beras yang paling banyak dikonsumsi adalah beras putih hasil penggilingan dan penyosohan, sehingga bulir tampak putih bersih serta tampilan setelah di masak menggugah selera. Sebelum digiling beras dalam bentuk gabah, dikutip dari gizi.net  beras32

Gabah tersusun dari 15-30 persen kulit luar (sekam), 4-5 persen kulit ari, 12-14 persen bekatul, 65-67 persen endosperm dan 2-3 persen lembaga. Lapisan bekatul paling banyak mengandung vitamin B1. Selain itu, katul juga mengandung protein, lemak, vitamin B2 dan niasin.Endosperm merupakan bagian utama butir beras. Komposisi utamanya adalah pati. Selain itu endosperm mengandung protein cukup banyak, serta selulosa, mineral dan vitamin dalam jumlah kecil.

Dalam pengertian sehari-hari yang dimaksud beras adalah gabah yang bagian kulitnya sudah dibuang dengan cara digiling dan disosoh menggunakan alat pengupas dan penggiling (huller) serta penyosoh (polisher). Gabah yang hanya terkupas bagian kulit luarnya (sekam), disebut beras pecah kulit (brown rice).

Proses penggilingan dan penyosohan gabah telah menurunkan kualitas gizi dari beras tersebut. Beras akan kehilangan 67% vitamin B3, 80% Vitamin B1, 90% vitamin B6 dan 50 % mangan dan fosfor, 60% besi serta hapir seluruh Serat Pangan dan asam lemak. Beras yang digiling dan disosoh sempurna perlu untuk mendapatkan “pengayaan” dengan vitamin B1, B3 dan besi.

Berikut perbandingan nilai gizi dari beras putih dan beras tumbuk (brown rice)

lundberg-rice-compared

 

Dari gambar diatas kita bisa melihat perbedaan paling terlihat adalah kandungan protein dan serat pangan. Protein lebih tinggi pada beras tumbuk dan serat pangan bisa dilihat 2x lebih besar pada beras tumbuk.
Beras tumbuk memiliki keunggulan yang tidak dimiki beras putih yaitu kandungan trace mineral yang sangat baik. Dari food chart yang menunjukkan persen kecukupan gizi dalam sehari, beras tumbuk mendapat skor excellent pada kandungan Mangannya (83%), dan hampir seluruh kandungan trace mineral mendapat skor good. Kadar asam lemaknya juga lebih baik dari beras putih. Kandungan kalori yg lebih rendah dari beras putih dan beras tumbuk memiliki glikemic index yang rendah sangat cocok bagi penderita Diabetes.

image

Dilihat dari segi nutrisi beras tumbuk jauh lebih baik, tetapi mengapa kalah popule dengan beras putihr? Mungkin yang menyebabkan adalah beralihnya produksi pangan dengan mesin, selain kecepatan, volume mesin giling/huller jauh lebih besar dibanding mesin tumbuk konvesional. Beras putih juga dari segi estetik jauh lebih menarik, putih bersih dan wangi. Daya tahan dalam penyimpanan juga lebih baik. Hal hal diatas yang tidak dimiki oleh beras tumbuk. Warna kecoklatan dari kulit ari beras, dan adanya asam lemak dalam kulitnya menyebabkan beras tumbuk, mudah teroksidasi dan menimbulkan bau teangik. Sebenarnya hal itu sudah bisa diatasi dengan teknik packing yg modern.
Masalah yang muncul kemudian adalah kerersediaan. Dimana kita bisa mendapatkan? Mungkin 40 tahun lalu kita akan dengan mudah mendapatkannya di pasar pasar. Tetapi kini sangat jarang dijumpai, paling di toko beras organik dan harganya mungkin lebih tinggi dengan beras putih sejenis.
Nilai gizi yang begitu besar, manfaat yang terpendam untuk kesehatan tubuh kita. Apakah anda mau beralih ke “beras tumbuk (brown rice)”?

Happy orang house be healthy with functional food

sumber 1 2 3 4 5 6 7

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s